8 Tips Sehat Mengolah Daging Domba untuk Menurunkan Kolesterol
Daging domba merupakan sumber protein, vitamin, dan mineral yang tinggi.
Dibandingkan dengan banyak daging merah lainnya, daging domba memiliki kadar lemak yang rendah.
Satu porsi 3 ons hanya mengandung rata-rata 175 kalori.
Namun, daging domba tetap mengandung kolesterol, suka atau tidak suka, fakta ini tidak dapat dihindari.
Daging domba mengandung 36% lemak jenuh, sedangkan sisanya adalah lemak tak jenuh ganda atau lemak mono.
Lemak trans ruminansia, seperti CLA, bermanfaat bagi kesehatan.
Kandungan lemak daging domba bervariasi tergantung pada pemotongan karkas, diet, jenis kelamin, usia, dan pakan.
Apakah daging domba bergizi?
Daging domba, jika dikonsumsi dalam jumlah sedang, dapat menjadi alternatif bergizi untuk jenis daging lainnya.
Daging domba lebih ramping dan lebih sehat.
Di Amerika Serikat, domba untuk susu dan daging sering dipelihara tanpa menggunakan hormon.
Daging domba memiliki kandungan lemak yang lebih rendah, jumlah zat besi yang lebih tinggi, serta kadar protein yang hampir sama dengan daging sapi, babi, dan ayam.
Kolesterol
Kolesterol dalam daging domba memiliki kadar yang jauh lebih rendah dibandingkan dengan berbagai jenis daging lainnya, sehingga lebih sehat untuk kesehatan jantung.
Lemak
Meskipun mengandung kolesterol, daging domba memiliki kalori yang lebih sedikit karena kandungan lemaknya lebih rendah dibandingkan daging merah lainnya.
Daging domba mengandung lebih sedikit lemak jenuh dan lebih banyak lemak tak jenuh.
Selain itu, daging domba mengandung asam lemak yang bermanfaat bagi kesehatan, termasuk Omega-3 dan asam oleat.
Daging domba dari ternak yang dipelihara di padang rumput mengandung asam lemak omega-3, termasuk asam oleat, yang baik untuk jantung, mengurangi peradangan, dan meningkatkan indikator kesehatan.
Protein
Daging domba merupakan sumber protein tanpa lemak yang sangat baik.
Protein domba mengandung semua asam amino yang penting untuk perkembangan dan kesehatan otot, tulang, kulit, dan darah.
Mineral
Daging domba kaya akan nutrisi yang dibutuhkan tubuh untuk kesehatan yang baik.
Daging domba kaya akan zat besi, yang dibutuhkan tubuh Anda untuk membuat hemoglobin dalam darah.
Tanpa hemoglobin, sel darah merah tidak dapat mentransfer oksigen dari paru-paru ke setiap bagian tubuh.
Banyak wanita hamil mengalami anemia karena kekurangan zat besi akibat tidak cukup mengonsumsi makanan yang kaya zat besi.
Daging domba juga secara alami rendah garam, dan diet rendah natrium telah terbukti membantu mengatur tekanan darah.
Daging domba juga kaya akan kalium, yang membantu dalam stabilitas dan kontrol detak jantung.
Cara Mengolah Daging Domba dengan Kolesterol Lebih Rendah
Banyak orang khawatir tentang mengonsumsi daging domba.
Alasannya adalah daging domba dianggap meningkatkan risiko beberapa penyakit.
Namun, anggapan ini tidak sepenuhnya benar.
Daging domba merupakan alternatif yang lebih sehat daripada daging sapi atau ayam.
Alasannya adalah karena daging domba mengandung lebih sedikit kalori, lemak, dan kolesterol total dibandingkan dengan jenis daging lainnya.
Daging domba memiliki kadar zat besi dan kalium yang lebih tinggi.
Anda dapat memperoleh manfaat daging domba tanpa rasa takut jika prosedur persiapannya tepat dan jumlahnya tidak berlebihan!
Baca terus untuk mempelajari cara menyiapkan daging domba yang sehat:
1. Pilih Daging Domba yang Segar
Sebelum menyiapkan daging domba, pastikan dagingnya benar-benar segar.
Daging domba segar akan berwarna merah tua cerah dan bertekstur kenyal.
Jangan memilih daging domba yang pucat, berlendir, dan berbau tidak sedap.
2. Pilih Bagian Daging yang Rendah Lemak
Setiap bagian tubuh hewan, bahkan domba, mengandung jumlah lemak yang bervariasi.
Oleh karena itu, pastikan untuk memilih bagian tubuh domba yang rendah lemak, seperti kaki atau bagian luar.
Jika daging yang digunakan mengandung banyak lemak, lemak tersebut dapat dihilangkan sebelum diproses.
Penting untuk mengetahui cara menyiapkan daging domba yang sehat untuk memastikan kandungan lemak daging tidak meningkat hingga konsentrasi lemak daging dan bumbu tambahan seperti santan.
3. Gunakan Bumbu Masak Secukupnya
Daging domba sering diolah menjadi goulash, nasi goreng, dan sate.
Tidak disarankan untuk mengolah daging domba dengan cara ini.
Tidak disarankan agar daging domba bersentuhan langsung dengan bumbu, minyak, atau mentega.
Daging domba mungkin mengandung bahan kimia yang menyebabkan kadar kolesterol tinggi dan tekanan darah meningkat jika dimasak dengan bahan-bahan tersebut.
Penggunaan terlalu banyak gula merah, gula pasir, atau kecap manis pada daging domba olahan meningkatkan risiko asupan kalori.
Semakin banyak kalori yang masuk ke dalam tubuh, semakin besar risiko obesitas dan masalah kesehatan selanjutnya.
4. Kurangi Penggorengan Daging
Daging yang dimasak dengan suhu tinggi dapat menghasilkan makanan yang mengandung karsinogen atau bahan kimia penyebab kanker.
Disarankan untuk memasak daging yang lezat daripada menggoreng atau membakarnya!
5. Sayuran untuk Memberikan Keseimbangan
Langkah selanjutnya dalam cara mengolah daging domba agar rendah kolesterol adalah dengan menambahkan sayuran.
Merebus atau mengukus juga dapat digunakan untuk memasak daging domba.
Daging domba yang direbus atau dikukus biasanya disajikan dengan sayuran, ditambah sedikit bumbu, minyak, dan mentega.
Hidangan ini bergizi untuk tubuh Anda.
Meskipun Anda ingin mengonsumsi daging domba panggang, jangan memasaknya terlalu lama hingga gosong.
Pastikan bagian daging yang gosong telah dipotong sebelum dimakan.
6. Gunakan Minyak Sehat
Jika Anda bosan merebus, sesekali menggoreng daging domba tidak apa-apa.
Namun, jangan menggunakan metode menggoreng dengan minyak banyak.
Gunakan juga minyak sehat seperti minyak zaitun atau minyak canola.
Minyak-minyak ini, selain bebas kolesterol, juga menyediakan mineral dan vitamin yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh.
7. Hindari Penggunaan Garam Berlebihan
Hidangan daging domba seringkali mengandung banyak garam, yang dapat menyebabkan masalah kesehatan seperti tekanan darah tinggi.
Untuk menghindari hal ini, kurangi asupan garam dan konsumsi daging domba, yang sudah tinggi natrium.
Masak sayuran bersama daging domba untuk mendapatkan protein, lemak, vitamin, mineral, dan serat yang cukup sekaligus meningkatkan pencernaan dan menurunkan kolesterol.
8. Batasi Jumlah Hidangan Daging Domba yang Anda Konsumsi
Meskipun diolah dengan cara yang lebih sehat, ini tidak berarti Anda dapat mengonsumsi daging domba dalam jumlah lebih banyak atau lebih sering.
Untuk menghindari masalah kesehatan seperti tekanan darah tinggi, obesitas, dan kolesterol berlebih, tetap disarankan untuk membatasi konsumsi daging domba.
Konsumsi 1-2 porsi daging merah setiap minggu, seperti daging domba.

Posting Komentar untuk "8 Tips Sehat Mengolah Daging Domba untuk Menurunkan Kolesterol"